Header Ads

Pengalaman Terbang ke Belgia Hanya Dengan 70 Ribu Rupiah Saja



Boarding to RyanAir

Berapa harga tiket pesawat yang paling murah yang pernah kamu punya? Terbangnya dari mana kemana?  Saya pernah terbang dengan hanya 5 euro saja, tepatnya 4.8 euro yang kalau di convert ke rupiah sekitar 70 rupiah. Saya terbang dari Berlin ke Brussels, pakai Ryan Air yang memang sering memberikan harga promo dengan harga yang super miring. Apa mungkin Cuma 5 euro saja? Tidak ada tambahan lain? Iya, maskapai Eropa biasanya selalu memberikan harga pasti, atau harga final, kalaupun ada unek-uneknya biasanya sudah included, dan waktu kita membayar sudah jelas berapa. Seperti kasus saya diatas, lewat website Ryanair saya baca sedang ada promo, dan untuk terbang dari Berlin ke Brussel hanya dikenakan 5 euro saja. Dan setelah saya bayar lewat internet banking, hanya segitu saja uang yang diambil, tidak lebih, kecuali saya mau beli bagasi lagi, baru tambah, tapi karena saya cuma pakai ransel dengan ukuran yang masih bisa dibawa kedalam pesawat, saya gak perlu nambah satu rupiahpun.

Dan pada hari H, saya berangkat dari rumah ke bandara schonefeld, karena memang dari situlah maskapai ini berangkat. Dari rumah naik bus, trus sambung dengan s-bahn atau kereta api. Letaknya agak jauh, diluar kota Berlin. Beda dengan bandara Tegel (TXL) yang letaknya lebih kedalam kota Berlin. Untuk tiket bus dan s-bahn dari rumah sekitar 2.5 euro, tapi karena saya punya kartu mahasiswa, semua transportasi di Berlin gratis, gak perlu bayar, enak ya jadi mahasiswa di Jerman. Udah kuliahnya gratis, naik transportasi di seluruh kota dimana kita belajar juga gratis. Dan dengan kartu ini juga bisa naik s-bahn, U-bahn, tram dan bus. 

Menunggu Boarding
Tiba di bandara Schonefeld, saya langsung ke bagian keberangkatan, karena memang tak ada bagasi dan sebelumnya sudah check-in secara online. Bukti check-in juga gak perlu di print, karena langsung tersimpan di aplikasi RyanAir di smartphone, dan begitu masuk ke bandara cukup scan barcode check in. Oh iya, karena ini penerbangan dalam negara schengen, maka pemeriksaan imigrasi di bandara juga tidak ada. Jadi setelah lewat screening barang yang kita bawa, bisa langsung saja ke ruang tunggu keberangkatan.

Posisi duduk pas diatas pesawat
Dan pas waktu boarding, petugas mengumumkan untuk naik ke pesawat. Saya memilih untuk sabar saja, naik belakangan, tidak mau buru-buru naik duluan untuk mengejar kursi enak. Toh naiknya pesawat yang sama, tibanya juga sama, walaupun rasa atau bising saat penerbangan berbeda. Bagian depan mesin jet kurang bising dibandingkan bagian belakang, udah tahu kan tentang ini? Oh iya, saat check in online, nomor kursi tidak disebutkan, yang berarti didalam pesawat kita bisa duduk dimana saja dalam pesawat. Beda dengan AirAsia dimana kita bisa booking nomor kursi, dengan tambahan biaya ekstra tentunya.
Suasana didalam Cabin RyanAir

Tepat jam 6.20 pagi, pesawatnya berangkat. Take off cukup smooth untuk ukuran Boeing 737-800, satu-satunya model pesawat yang dioperasikan oleh Ryanair. Dalam pesawat, tak ada makanan yang disediakan secara gratis, kalau mau bisa bayar, pramugarinya cukup rajin mutar-mutar nawain makanan  atau air. Saya memilih untuk tidak membeli apa-apa, karena memang harganya lumayan mahal. Setelah sekitar 1 jam 30 menit penerbangan, kami tiba di Bandara Charletoi, bukan bandara Brussel, karena memang semua penerbangan sejak beberapa hari terakhir sudah dialihkan ke bandara ini karena ada kasus bom di bandara Brussels International tanggal 22 Maret 2016.

Jadi, itu saja dulu pengalaman terbang dengan RyanAir dari Berlin ke Belgia dengan tiket yang paling murah dari semua penerbangan yang pernah saya terbangi, 70 ribu rupiah saja. Na Hawa? :)

2 comments:

  1. Wah wah! Enaknya yang gratis kemana saja, tapi kan memang sesuai dengan kapasitas otak xD jadi wajarlah heheh. Semoga kuliahnya lancar, amin.

    Enaknya di Eropa gitu yah, keluar negeri mudah karena masih satu pulau buesar. Kalau di Indonesia rasa"nya masih keluar provinsi aja.

    Semoga perjalanannya menyenangkan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdullillah sangat menyenangkan, terima kasih sudah mampir :)

      Delete

Powered by Blogger.