Header Ads

Cara Membersihkan Jamur di Sensor Kamera DSLR

Jadi ceritanya sensor kamera DSLR Sony Alpha saya sudah berjamur sejak hampir 2 tahun. Pernah bawa ke tempat servis kamera, tapi ongkosnya kemahalan dan tidak ada jaminan kalau jamurnya akan bersih. Pernah juga bawa ke sony servis center yang ada di Berlin (kebetulan saya menjadi warga sementara di kota ini), tapi ongkosnya dua kali lipat dibandingkan ongkos di Indo, plus tidak ada jaminan akan bersih. Jadinya saya putuskan untuk bawa pulang saja, dan tetap memotret dengan mengatur aperture sehingga jamuran di sensor ini tidak terlalu nampak di hasil foto. Selanjutnya silahkan baca cerita kegalauwan saya dengan sensor yang berjamu ini: galau lensa kamera berjamur.
Tapi yang namanya jamur di sensor kalau tidak dibersihkan ya akan terus merambat, membesar dan membuat hasil jepretannya makin hari makin tak karuan dengan bintik-bintik hitamnya. Akhirnya malam kemarin saya give up dan nekat untuk besihkan sensornya sendiri, dengan peralatan yang seadanya lagi. Thank to youtube, sebelum memulai membersihkan, saya coba nonton dulu di youtube tentang cara membersihkan sensor kamera dslr yang benar. Setelah nonton beberapa video, akhirnya saya nemu video kocak yang dibuat kay cs tentang tips dan trik membersihkan sensor kamera.
Berikut videonya

Sebelumya memang saya sering nonton video yang dibuat kay dan kawannya ini, mulai dari analisa mereka tentang kamera baru, tentang lensa, hingga tips-tips fotografi aneh yang membuat ketawa, tapi belum penah nonton tentang cara membersihkan sensor kamera. Setelah nonton yang diatas, dimana mereka nekat memasukkan debu di jalan, hingga kue kedalam bodi kamera, untuk kemudian dibersihkan kembali, hasilnya juga kembali "bersih". Terakhir yang membuat saya nekat untuk membersihkan sendiri adalah pesan si kay di akhir video, "regular cleaning of the sensor is a fairy simple task that can be done easily and effectively withdrawing all wet method, the key things to using the right tolls and not being a tool you self. Be quite cautious about how you do it, there is no point asking up you sense it for the sake convenience. So if you own confident, just let qualified sense cleaning person do it, if that kinda person exists". Kalau di simpulkan, pesannya kira-kira gini "pastikan anda tahu apa yang anda lakukan, karena pembersihan sensor itu adalah hal yang mudah dan bisa dilakukan semua orang, tapi kalau gak yakin juga, ya cari ahli yang bisa melakukan, kalau memang ahli pembersih sensor itu ada.
Saya hanya pakai pembersih biasa yang dijual di toko kamera, kebetulan kemarin belinya hanya 30 ribu rupiah karena lagi pameran. Sensornya saya bersihkan dengan kain halus dan cutton buds yang ada dalam paket ini. Cutton bud untuk membersihkan telinga kadang lebih kasar, jadi harus hati-hati.
Lain kamera, lain pula cara setting untuk membersihkan sensor, ada yang bisa disetting langsung di kamera (seperti punya sony) ada juga yang harus ditekan manual shutter agar sensornya terbuka, seperti yang dilakukan kay. Metode kering dengan semprot angin ternyata tidak terlalu efektif, baiknya pagai semprotan khusus seperti yang diapakai kawannya di kay. Kalau saya pakai metode basah seperti si kay, karena memang jamuran di sensor saya sudah kelewat banyak.
Berikut hasil foto sebelum sensor saya bersihkan.
Sebelum 1
Jamurnya sudah sangat banyak, hampir menutupi slulruh sensor, awalnya satu titik, setelah 2 tahun, jadi begini
sebelum 2
Berikut foto sesudahnya, sudah tak ada lagi kan jamur yang mengganggu?
 sesudah 1
 Satu lagi fotonya, bahkan yang ini nampak bekas airnya.
sesudah 2
Nah, buat yang ragu-ragu, atau buat yang tidak mau uangnya hilang percuma, mungkin bisa pakai salah satu cara seperti ini. Oh ya, saya tidak menjamin jamurnya akan bersih, dan lakukan semua dengan resiko sendiri. Tapi, kalau berhasil atau punya merode lain, jangan lupa tinggalin komen ya? :)

2 comments:

  1. Pake dry atau wet method? Trus alatnya yg kaya gimana?

    ReplyDelete
  2. Pakai air apa ya gan bersihinnya? Alkohol atau apa?

    ReplyDelete

Powered by Blogger.